Jumat, 29 Maret 2013

Harapan di Penjara

Review Film The Shawshank Redemtion


Jika sudah takdir, sulit untuk menolaknya. Andy Dufresne harus menerima takdir buruk itu. Vonis penjara seumur hidup harus dialaminya setelah dituduh melakukan pembunuhan berencana kepada istri dan pria selingkuhan istrinya. Pertengkaran dengan sang istri membuat emosinya labil lalu berniat ingin membunuh istrinya yang sedang bersama pasangan selingkuhan. Namun, meski niat itu diurungkannya, tetap saja takdir bercerita lain. Sang istri dan pasangan selingkuhannya mati terbunuh oleh tangan yang tidak diketahui siapa pembunuhnya. Meski begitu, seorang bankir yang karirnya sedang cemerlang ini tak mampu melawan pengadilan yang mengharuskannya mendekam di Penjara Shawshank.

Bulan-bulan pertama di penjara adalah kehidupan tersulit bagi Andy Dufresne. Seolah, ia tidak mendapatkan kehidupan yang adil. Ia harus mendapatkan perlakuan yang buruk dan gangguan-gangguan dari tahanan yang lain. Meski begitu, ia mencoba membangun sebuah harapan. Harapan untuk bisa bebas dari penjara.

Red, menjadi teman pertamanya setelah hari-hari pertama Andy memilih menyendiri. Ia berteman dengan Red karena kemampuannya yang bisa menyelundupkan barang-barang ilegal dari luar penjara. Di situlah Andy meminta tolong Red untuk mendapatkan martil kecil. Sebuah benda yang akan diketahui kegunaannya di akhir cerita. Andy dan Red pun menjadi kawan baik.

Gayanya yang tenang dan menerima kondisi yang harus dialaminya membuat Andy mencoba bertahan. Latar belakang sebagai bankir dan konsultan keuangan ia manfaatkan untuk lebih dekat ke sipir penjara. Ia berhasil memanfaatkan kemampuannya tersebut untuk menjadi konsultan keuangan para sipir, seperti mengurusi pajak, asuransi dan perencanaan pensiun. Para sipir pun merasakan manfaat dari Andy. Bahkan kepala penjara, Warden Norton, memanfaatkan jasa Andy untuk mengatur keuangannya dan keuangan penjara. Dari keahliannya tersebut, ia mendapat perlakukan istimewa, bahkan perlindungan.  

Tidak hanya soal jasa konsultan keuangan, ia pun mencoba membangun perpustakaan penjara yang selama ini tidak terurus. Kepala penjara pun menerima niat Andy untuk mengirim surat ke pemerintah Negara bagian agar mendapat bantuan dana dan buku untuk pengembangan perpusatakaan Penjara Shawshank. Hampir tiap minggu ia mengirim surat permohonann bantuan, namun baru mendapat jawaban dan menerima sumbangan buku setelah 6 tahun kemudian. Dari upayanya Penjara Swahsank menjadi penjara yang memiiki perpustakaan terbaik di Amerika Serikat.

Lagi, tidak hanya soal jasa konsultan keuangan dan perpustakaan, Andy juga ikut membantu memperbaiki pendidikan para tahanan. Ia berusaha mendidik para tahanan yang belum mendapatkan ijazah SMA. Ia melakukan itu untuk membangun harapan dan masa depan para tahanan. Agar ketika bebas kelak, ijazah yang mereka dapatkan dapat berguna di kehidupannya setelah bebas. Usaha Andy inilah yang membuat sang Kepala Penjara mendapat penghargaan dari masyarakat karena telah membuat Penjara Shawsank menjadi penjara yang memperhatikan kehidupan sosial para tahanan. 

Cerita Tokoh Andy yang ditulis Stephen King inilah menjadi kisah yang menarik di Film drama yang berjudul The Shawsank Redemption.  Film yang disutradarai Frank Darabont adalah film lawas yang diproduksi pada tahun 1994. Meski sudah cukup lama, film ini masih masuk urutan pertama di jajaran top 250 film terbaik versi IMDB. Dengan cerita drama yang sederhana, film yang bercerita di setting tahun 1945 – 1960an ini mampu mengalahkan film-film sukses legendaries seperti The Good Father, Star Wars, Lord of the Ring, dan The Dark Night. Prestasi tersebut memang sebuah harga yang pantas karena banyaknya pelajaran moral dan kehidupan. Tokoh Andy Dufresne yang diperankan Tim Robbins mengajarkan kita pentingnya banyak berbuat amal kebaikan meski berada dalam kondisi tertindas dan tanpa harapan. 

Pelajaran lainnya yang menarik dari film ini adalah banyaknya para narapidana yang begitu bergantung hidupnya pada penjara ini. Seperti kata Red, “Penjara ini lucu. Pertama, kau membencinya. Lalu kau terbiasa dengan tempat ini. Dan seiring waktu, kau jadi bergantung pada tempat ini. Itulah yang namanya ‘bagian dari penjara’.”

Istilah ‘bagian dari penjara’ di film ini mencoba menceritakan bagaimana salah satu narapinada tertua bernama Brooks. Ia masuk tahun 1905 dengan terkena vonis seumur hidup. Brooks sehari-harinya mengurusi perpustakanan tua tersebut bersama Andy. Namun, setelah pengadilan negara bagian mengumumkan pembebasannya setelah 50 tahun hukuman, ia menjadi sedih. Di penjara ia merasa lebih dihargai sebagai orang yang paling pintar dari pada di luar sana. Ia berusaha mencari cara agar tetap dipenjara itu. Namun karena nasehat dari kawan-kawannya ia terima saja.

Brooks yang sudah tua terlihat mengalami kesulitan hidup di alam kebebasannya. Ia merasa kehiduapan di luar penjara justru penjara yang sesungguhnya. Ia kesulitan berinteraksi dengan lingkungan sosial. Hingga akhirnya ia harus mengakhiri hidup dengan bunuh diri.

Kasus Brooks ini membuat kawan-kawan Andy, termasuk Red, menyerah pada kata harapan yang sering didengungkan Andy. Mereka tidak memiliki keyakinan akan harapan masa depan. Harapan untuk bebas saja nampaknya tidak ada. Apalagi harapan bisa bertahan hidup di luar penjara. 

Meski begitu, Andy tetap memiliki keyakinan itu. Harapan akan kebebasan muncul setelah narapidana baru bernama Tommy masuk ke penjara itu. Tommy yang pernah berkali-kali masuk penjara bercerita kalau ia pernah satu sel dengan seseorang pembunuh yang menceritakan bahwa pembunuh tersebut pernah membunuh seorang pemain golf terkenal dengan pasangan selingkuhannya. Pasangan tersebut yang dimaksud adalah istrinya Andy. Dari kesaksian Tommy, Andy berusaha mengajukan banding ke Norton, sebagai kepala penjara. Namun justru Norton menolaknya dan memasukan Andy ke dalam ruang sel yang paling mengerikan selama sebulan lamanya. Tidak hanya itu, Norton pun melalui sipirnya membunuh Tommy untuk menghilangkan jejak kesaksian kasus Andy.

Alasan Norton mencoba tidak membantu kebebasan Andy adalah banyaknya rahasia Norton yang dipegang Andy. Keahlian dalam konsultasi keungan itulah yang menjadikan Andy dipercarya memegang catatan keuangan penjara. Juga, banyaknya usaha Andy meminta dana sosial untuk kegiatan sosial penjara menjadikan sumbangan tersebut berlimpah. Beberapa sumbangannya masuk ke kas Norton, sehingga ia semakin kaya. Inilah yang menjadi keahlian Andy dalam memanipulasi data keuangan. Norton dan beberapa sipir yang telah bergantung pada Andy, tak rela Andy keluar dari penjara itu.

Harapan Andy seolah pupus. Meski begitu, Andy tetap mencoba membangun harapan itu dengan menceritakan impiannya. Ia tak ingin terus-terusan menjadi narapidana yang bergantung hidupnya di ruang penindasan tanpa keadilan. Harapan untuk kebahagiaan harus terus dikejar. Tanpa peduli waktu bahkan tekanan.

Disitulah Red mencoba meyakinkan Andy agar tidak membuat harapan-harapan impian. Ia melihat Andy seperti memiliki angan-angan gila. Red pun berkata, “Harapan adalah hal yang berbahaya. Harapan bisa membuat seseorang menjadi gila.” Namun tetap, Andy dengan yakinnya, bahwa ia akan bebas dan mendapatkan impiannya. Ini hanya soal waktu.

Inilah film yang benar-benar menginspirasi dan layak ditonton. Tokoh Andy di-setting sang sutradara menjadi karakter yang tidak goyah akan keyakinanya. Keyakinan, harapan, dan impian membentuk kejutan diakhir cerita. Martil yang ia minta ke Red 20 tahun lalu di awal-awal ia masuk ke penjara itu membuahkan hasil akan harapan dan keyakinannya. Tak menyangka benda itu bisa membuat Andy kabur dari penjara setelah berjuang membuat lubang selama puluhan tahun. Inilah yang membuat Red takjub. Apa yang diyakini Andy berbuah nyata. Cerita itu berakhir dengan terbongkarnya semua kejahatan Norton. Andy pun mewujudkan impiannya.

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah mau berkomentar di blog saya, mohon tinggalkan link agar saya juga bisa mengunjungi blog/web Anda untuk bersilaturahmi. Salam.

Tentang Saya

Hanya seorang tukang seduh di warung kopi.

Baca Selengkapnya di sini

Copyright © Ridwan File's | Powered by Blogger