| Gery Web - sumber foto: nytimes.com |
Pertemuan dengan Norwin Meneses dalam sebuah investigasi menjadi bahan bukti artikelnya mengenai proses keterlibatan CIA melakukan jual beli kokain. Hasil penjualan kokain ini akan digunakan untuk mendapatkan modal mendanai perang ilegal. Perang yang tak di danai pemerintah AS ini menjadi cara CIA membantu pemberontak di Nikaragua melawan pemerintah sayap kiri. Ketika Webb bertanya nama dari pihak pemerintah yang terlibat, Norwin Meneses menyebutkan nama Fred Weil sebagai pihak yang tahu politik ‘konspirasi’ pemerintah AS.
Webb berhasil bertemu Fred Weil. Fred Weil yang menceritakan dirinya bahwa ia adalah seorang anggota Dewan Kemananan Nasional dan orang terdekat Presiden terlihat peduli dengan kasus yang ingin diangkat Webb. Namun, desakan Web untuk bercerita tentang keterlibatan pemerintah AS tidak bisa di jawab Fred Weil. Ada tekanan kekuasaan politik yang begitu membahayakan baik bagi dirinya maupun Webb. Freid pun berpesan, “Kawan, beberapa cerita terlalu nyata untuk diceritakan.” Sebuah pesan yang membuat Webb gusar akan nyalinya mengangkat kasus ini. Tapi, ketika ia diundang bertemu oleh sekelompok agen yang memintanya agar tidak mengusut kasus ini, membuat Webb bersemangat kembali segera menyelesaikan artikelnya.
Aksi investigasi Gery Webb sebagai seorang jurnalis diperankan cukup apik oleh Jeremy Renner dalam fiilm Kill The Messenger. Film yang dirilis Oktober 2014 lalu diadopsi dari kisah nyata. Artikel Webb yang menghebohkan publik AS ini terjadi pada tahun 1996. Michael Cuesta, sang sutradara film ini, juga dengan menarik menggambarkan dukungan keluarga terhadap Webb dari pekerjaan jurnalistiknya.
Meski sempat menaikan pamor San Jose Mercury News sebagai media lokal, beberapa media besar seperti Washington Post, The Newy York Times, dan Los Angeles Times kebakaran jenggot atas artikel tersebut. Mereka juga berupaya melakukan investigasi membuktikan kebenaran kasus yang diangkat Webb. Tapi ternyata, investigasi media-media besar itu tidak menemukan apa yang telah diselidiki Webb. Dari pihak agency yang memiliki koneksi di beberapa media besar itu juga meminta agar pemberitaan yang dimuat dapat menunjukkan kekeliruan Webb dengan ‘framing’ yang ‘berpihak’ kepada penguasa. Webb akhirnya diserang sebagai jurnalis yang berfantasi dan hanya membuat tulisan teori konspirasi.
Usaha pembelaan Webb juga sia-sia. Ketika pihak tim redaktur meda tempatnya bekerja melakukan konfirmasi ulang terhadap narasumber yang didatangi Webb, juga tidak ditemukan. Seperti konfirmasi ke Norwin Meneses yang tidak mengaku telah bertemu dengan Webb. Begitu juga seorang bankir, karib Norein Menesis, yang menemani Webb selama di Nikaragua menyelidiki kasus tersebut, juga tidak berhasil di kontak kembali. Sehingga, dengan sangat berat, kepala editor San Jose Mercury News harus mengucapkan minta maaf kepada publik atas kekeliruan yang dilakukan tim redaksinya. Karir Webb sebagai seorang jurnalis investigasi hancur. Dihancurkan oleh kekuatan ‘tersembunyi’ yang telah menutup semua sumber investigasi Webb.
Kehancuran karir Webb sebagai seorang jurnalis hampir mirip dengan Stephen Glass dalam film Shattered Glass. Bedanya, film yang juga disadur dari kisah nyata ini tentang terbongkarnya artikel-artikel Stephen Glass yang sebagian besar ternyata hasil investigasi fiktif. Inilah dua film yang bertemakan jurnalistik yang mengajarkan pentingnya keakuratan dan kebenaran data dalam laporan pemberitaan. Meski Webb sempat dituduh hanya berfantasi, beberapa tahun kemudian kebenaran mulai terungkap.
Narasi teks di akhir film menuliskan bahwa pada tahun 1998 CIA mengeluarkan laporan pengakuan adanya pihak agency yang bekerjasama dengan Contras (pemberontak Nikaragua) yang terlibat dalam perdaganga narkoba. Keluarnya laporan pengakuan tersebut bertepatan dengan kejadian skandal Presiden Bill Clinton dengan Monica Lewinsky, sehingga banyak media nasional mengabaikan laporan tersebut.
Kemudian narasi teks paling akhir tertulsikan, Gery Webb ditemukan tewas di apartemennya pada tahun 2004. “Dengan dua tembakan di kepala. Kematiannya dinyatakan bunuh diri.” Tulis narasi teks di akhir film tersebut.
0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih sudah mau berkomentar di blog saya, mohon tinggalkan link agar saya juga bisa mengunjungi blog/web Anda untuk bersilaturahmi. Salam.