Rabu, 17 Juli 2019

Namaku Iwan

Dari tahun 1993, atau mulai kelas 1 SD, sampai tahun 2017, teman-temanku di sekolah sampai kuliah hanya memanggilku satu nama : Ridwan. Berasal dari nama panjang Ridwan Hidayat. Beda dengan ke dua adik saya. Teman-temannya tetap memanggil nama panggilan rumah meski punya nama panjang yang berbeda dengan nama panggilan. Yang kedua bernama Fitrika Hidayanti dipanggil pipit. Ketiga bernama Riski Amalia Sari dipanggil kiki. Meski masih banyak juga temannya yang masih memanggil nama panjang.

Dua puluhan tahun lamanya, nama panggil iwan hanya dipakai oleh orang rumah, keluarga, atau tetangga di masa kecil. Mulai masuk sekolah dasar, rupanya saya kalah untuk bisa melakukan branding nama iwan. Bikin akun social media tetap pakai nama panjang. Ada yang membukukan tulisan saya, juga belum berani pakai nama panggil rumah. Sampai 2017, ketika meracikopi berdiri nama panggilan rumah ini mulai dipakai oleh non keluarga. Akhirnya.

Penyebabnya adalah, salah satu founder meracikopi adalah adik ipar. Salah satu karyawan saat awal-awal berdiri juga masih keluarga. Mereka semua memanggil mas iwan. Begitu ada tambahan karyawan masuk, begitu juga pelanggan yang juga kebanyakan masih kawannya para founder dan karyawan, pada ikut-ikutan memanggil mas iwan. Sejak itu, saya punya dua nama panggilan.

Mungkin ada pertanyaan konspiratif : “Apakah upaya perubahan nama panggil ini sengaja dibuat untuk melupakan masa lalu dengan cara re-branding personality ?”

Ah, gak usah terlalu konspiratif berpikir. Jawaban jujur saya, ini semua terjadi apa adanya. Seperti saya yang apa adanya. Meski selalu dituduh punya banyak rencana konspiratif, dan selalu menilai bahwa semua yang saya lakukan adalah hal-hal yang terencana, berarti penilaian itu telah menganggap kalau saya begitu pintar. Tapi jawaban super jujur saya, selama ini hanya berjalan mengikuti air mengalir saja. Kebetulan saja, momentnya pas. Kebetulan juga, adanya nama panggilan baru (atau sebut saja telah rename dari akar sejarahnya, wkwkw) disaat sedang menjalani dunia yang baru. Hidup yang baru. Dan mendapat teman-teman baru.

Maka kini, ketika ada yang bertanya nama saya, baik pelanggan, marketing bank dan asuransi yang sedang berjuang promosi, pejabat lokal, hanya saya kenalkan nama Iwan.


0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah mau berkomentar di blog saya, mohon tinggalkan link agar saya juga bisa mengunjungi blog/web Anda untuk bersilaturahmi. Salam.

Tentang Saya

Hanya seorang tukang seduh di warung kopi.

Baca Selengkapnya di sini

Copyright © Ridwan File's | Powered by Blogger