Kamis, 03 Desember 2009

Bercerita! (hanya curhat)

Aku suka cerita. Aku suka dongeng. Dan aku senang bercerita. Banyak hal yang kulakukan dengan bercerita dan mendapatkan cerita. Mengobrol misalnya. Atau membaca novel dan menonton film. Mungkin juga menceritakan pengalamanku peribadi. Dengan bercerita aku bisa menunjukkan kemampuanku. Dengan mencari cerita, aku bisa mendapatkan bahan untuk bercerita. Tetapi sayang, mengapa aku lemah di komunikasi? Mengapa aku sulit menyampaikan pandanganku untuk di mengerti orang lain? “Belajarlah untuk terus bercerita, terutama di depan umum. Dan banyak membaca agar ada bahan yang diceritakan.” Saran temanku. Membaca? Aku sudah mempunyai lebih dari seratus koleksi buku. 80% diantaranya sudah habis ku baca. Sesuatu yang mungkin masih jarang bagi mahasiswa saat ini untuk mengoleksi banyak buku. Tapi mengapa aku sulit untuk bercerita? Ada apa dengan mulutku ini??

Menulis? Aku juga suka menulis. Dengan menulis aku juga bisa bercerita. Seperti tulisan ini. Dan bagiku. Menulis itu juga sulit sekali!! Aku iri dengan seorang teman yang bisa hidup dengan menulis. Dalam menulis, Cuma satu yang ku pikirkan. Bagaimana merangkai kata yang indah dan menarik bagi orang lain dari ilmu dan cerita yang ingin ku sampaikan. Diksi ku lemah. Apalagi kemampuan sastraku. Ah.. aku hanya bisa mengeluh. Tapi untunglah, aku pernah bergabung di dalam dunia jurnalis di kampus. Aku pernah bercerita di majalah kampus. Walaupun itu masih terbilang tulisan yang jelek!

Ingin rasanya semua yang terjadi dalam hidupku dapat diceritakan. Ingin rasanya semua ilmu yang kudapat diceritakan ke semua orang. “Itu belum terbiasa aja. Coba sering-sering menulis, pasti nanti terbiasa.” Saran temanku juga.

Aku punya mimpi untuk membuat sebuah buku
Aku punya mimpi utuk membuat sebuah novel.
Aku ingin punya cerita yang dapat kutuliskan dan dibicarakan kepada semua orang.
Rasanya bercerita itu seperti curhat. Adanya kelegaan apabila sesuatu yang sedang dipikirkan dapat didengar orang lain. Para profesor bisa bercerita dari laporan ilmiahnya. Dan Brown bisa bercerita dengan imajinasi thrillernya. Sayyid Qutb bisa bercerita tentang semangat perlawananya. Soekarno bisa bercerita untuk kepemimpinannya. Mario Teguh bercerita untuk memotivasi orang-orang sekitarnya. Leonardo Da Vinci bercerita dengan lukisannya. Dan aku ingin seperti salah satu dari mereka. BERCERITA!



1 komentar:

  1. coba diperjelas mimpimu perjelas fokusnya, penginnya jadi penulis opo jal? imajinasikan dengan rajin. mudah2an besok jadi penulis terkenal yaa?

    BalasHapus

Terimakasih sudah mau berkomentar di blog saya, mohon tinggalkan link agar saya juga bisa mengunjungi blog/web Anda untuk bersilaturahmi. Salam.

Tentang Saya

Hanya seorang tukang seduh di warung kopi.

Baca Selengkapnya di sini

Copyright © Ridwan File's | Powered by Blogger