Senin, 02 Maret 2009

Ayo Bermain Rubik


Ada sebuah kebiasaan baru di teman-teman kontrakanku. Yaitu pada kecanduan bermain rubik. Aku pun ikut-ikutan untuk berguru kepada sang master. Sudah lama aku mengenal permainan tersebut. Sejak SD. Namun baru sekarang tertarik untuk memecahkan teka-teki logika pada balok-balok berwarna. Dialah Rangga sela, sang master rubik kontrakan, juga pembawa virus candu ke anak-anak lain termasuk aku. Semua anak di kontrakan ini belajar dengannya. Sederhana, namun penuh dengan algoritme yang rumit. Sangat rumit. Bukan hanya mengasah logika saja, namun daya ingat rumus, serta kemampuan kecerdasan spasial juga dipertaruhkan. Dari hanya mengotak-ngatik sembarang, Rangga mampu memecahkan rahasia dibaliknya. Dia mampu membuat kode dan rumus baru agar mudah menyelesaikan. Bermacam tahap dan level pun harus kita lalui. Dan setiap level pun terdapat puluhan langkah putaran yang harus kita ingat. Intinya satu, bagaimana kita fokus terhadap titik warna tujuan untuk membentuk deretan warna yang sama dalam satu muka.

Master rangga memang ku akui orang yang cerdas. Senang yang berbau angka dan logika. Hampir setiap permainan yang menantang otak mampu ia selesaikan. Namun sayang dia hanya mahasiswa yang mengambil jurusan manajemen. Padahal otaknya bisa dipakai untuk berpikir di jurusan nuklir, barang kali.
Rubik merupakan sebuah teka-teki mekanik ditemukan pada 1974 oleh pemahat dan profesor arsitektur Hungaria Ernő Rubik. Rubik ini berbentuk kubus yang terbuat dari plastik dan terdiri dari 26 kubus kecil yang berputar pada poros yang terlihat. Setiap sisi dari kubus ini memiliki sembilan permukaan yang terdiri dari enam warna yang berbeda. Ketika teka-teki ini terpecahkan setiap sisi dari kubus ini memiliki satu warna dan warna yang berbeda dengan sisi lainnya.
Kubus ini dibuat kembali pada 1980 dan dipasarkan di dunia Barat pada Mei. Dan dikatakan merupakan mainan paling banyak terjual di dunia, dengan sekitar 300 juta kubus Rubik dan imitasinya terjual.
Rekor tercepat dalam menyelesaikan Kubus Rubik (Rekor Indonesia) berhasil dicetak pada acara HUT MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia) pada tanggal 31 Januari 2007 di Hotel Grand Candi, Semarang. Catatan waktu yang dibukukan adalah 19,33 detik atas nama Abel Brata Susilo.
Kalau kalian mengaku cerdas, cobalah memecahkan permainan yang satu ini. Tantang otak anda untuk berpikir lebih dalam. Lebih hebat lagi kalau anda mampu memecahkan sendiri tanpa harus bantuan orang lain ataupun belajar dari rumus-rumus atau tutorial yang sudah ada.
Selamat bermain.


4 komentar:

  1. salam knal!
    bang sendiri gmana?
    udh advance blum otak atik rubiknya?
    upload dong formulanya.

    BalasHapus
  2. salam knal!
    bang sndri gmana?
    udh advance otak atik rubiknya?
    upload dong formulanya.
    biar kta smua tau

    BalasHapus
  3. alo kk
    kk bsa ta maen rubik?
    ajarin donk ku bisa cuman buat 1 warna molo nih

    BalasHapus
  4. wah, saya juga masih amatiran.. walaupun tau menyelesaikannya tapi masih blum terlalu menguasai.

    BalasHapus

Terimakasih sudah mau berkomentar di blog saya, mohon tinggalkan link agar saya juga bisa mengunjungi blog/web Anda untuk bersilaturahmi. Salam.

Tentang Saya

Hanya seorang tukang seduh di warung kopi.

Baca Selengkapnya di sini

Copyright © Ridwan File's | Powered by Blogger