Creative Thinking ( berpikir kreatif ) merupakan cara bagaimana kita dapat membangun inovasi dalam kehidupan. Terutama jika kita bergerak pada wilayah organisasi maupun bisnis. Berpikir kreatif juga merupakan salah satu jalan untuk menghasilkan ide-ide cerdas dalam meraih kesuksesan. Yang menjadi masalah adalah tidak semua orang mampu menghasilkan ide-ide cerdas ini karena beberapa faktor seperti belum terbiasa atau mungkin memang tidak memiliki kompetensi kreatif. Tetapi intinya, ide kreatif terbangun dari kebiasaan berimajinasi. Imajinasi inilah yang merupakan kekuatan utama dalam berinovasi.
Imajinasi dapat dihasilkan dari kebiasaan bermimpi atau berkhayal। Kebiasaan ini dapat menjadi modal utama bagi anda yang gemar berkhayal untuk menghasilkan ide cerdas. Dalam pembagian otak, imajinasi merupakan hasil dari kecerdasan spasial yang dimiliki seseorang. Orang-orang dengan imajinasi tinggi, memiliki otak kanan yang berkembang dengan baik. Karena otak kananlah yang membentuk kecenderungan seseorang untuk menghasilkan ide-ide kreatif. Namun ada kalanya pula, kebiasaan mengkhayal dapat melemahkan mental kita. Hal ini dikarenakan keasikan berkhayal boleh jadi membuat kita terlepas dari pijakan kenyataan. Beberapa pakar di bidang kedokteran bahkan berpendapat bahwa kebiasaan berkhayal dalam kadar terentu, dapat mematikan sel-sel syaraf kita.
Imajinasi dapat dihasilkan dari kebiasaan bermimpi atau berkhayal। Kebiasaan ini dapat menjadi modal utama bagi anda yang gemar berkhayal untuk menghasilkan ide cerdas. Dalam pembagian otak, imajinasi merupakan hasil dari kecerdasan spasial yang dimiliki seseorang. Orang-orang dengan imajinasi tinggi, memiliki otak kanan yang berkembang dengan baik. Karena otak kananlah yang membentuk kecenderungan seseorang untuk menghasilkan ide-ide kreatif. Namun ada kalanya pula, kebiasaan mengkhayal dapat melemahkan mental kita. Hal ini dikarenakan keasikan berkhayal boleh jadi membuat kita terlepas dari pijakan kenyataan. Beberapa pakar di bidang kedokteran bahkan berpendapat bahwa kebiasaan berkhayal dalam kadar terentu, dapat mematikan sel-sel syaraf kita.
Kemampuan berkhayal, akan menjadi sesuatu yang baik apabila ditunjang oleh data atau informasi yang menunjang pengembangan imajinasi. Kesemuanya dapat terpenuhi apabila kita mengembangkan kebiasaan membaca. Membaca di sini bukan melulu menuntut kita menelaah subyek yang berat-berat. Bacaan seperti novel maupun komik, sudah dapat membantu anda dalam melatih imajinasi dan menyerap informasi. Inilah modal kedua yang anda miliki jika gemar membaca.
Menurut para ahli psikologi dan kedokteran, kebiasaan membaca dapat membantu menumbuhkan sel-sel syaraf di otak anda sehingga orang yang IQnya rendah pun bisa menjadi cerdas apabila rajin melakukan aktifitas ini. Selain itu kegiatan ini juga dapat membantu perkembangan otak kanan sehingga akan mampu memunculkan kemampuan spasial dan imajinasi.
Kemudian modal lainnya adalah pengalaman. Pengalaman banyak sekali bentuknya, yang pasti ini adalah apa yang telah anda lihat dan rasakan selama berada dalam lingkaran ruang dan waktu. Fungsi pengalaman sama seperti membaca, yaitu menyuplai informasi yang ada ke dalam otak.
Setelah semua informasi terserap dan tersimpan di dalam otak, cobalah melakukan beberapa analisis, mengklasifikasi, lalu menyeleksi apa yang anda tangkap untuk kemudian dipikirkan. Kemudian dengan kemampuan dan kebiasaan berkhayal, cobalah membuat kemungkinan-kemungkinan. Dari kemungkinan itulah secara tiba-tiba akan menghasilkan sebuah ide ataupun benda fisik dalam kepala anda.
Untuk latihan lebih mudahnya, cobalah sediakan selembar kertas putih yang tanpa coretan। Kemudian dari selembar kertas itu berikanlah satu titik। Bayangkanlah, lalu amati apa yang anda lihat di sekeliling anda kemudian apa saja buku dan informasi yang anda terima yang sangat menarik bagi anda। Lalu dengan bermodal pensil, cobalah dari titik tersebut anda kembangkan dengan mengimbuhkan goresan-goresan. Hasil dari goresan itulah yang merupakan sebuah karya dari imajinasi anda. Mungkin kalau anda pelukis, gambar itu akan sangat bagus jadinya. Tetapi ini hanya sebatas contoh.
Menurut para ahli psikologi dan kedokteran, kebiasaan membaca dapat membantu menumbuhkan sel-sel syaraf di otak anda sehingga orang yang IQnya rendah pun bisa menjadi cerdas apabila rajin melakukan aktifitas ini. Selain itu kegiatan ini juga dapat membantu perkembangan otak kanan sehingga akan mampu memunculkan kemampuan spasial dan imajinasi.
Kemudian modal lainnya adalah pengalaman. Pengalaman banyak sekali bentuknya, yang pasti ini adalah apa yang telah anda lihat dan rasakan selama berada dalam lingkaran ruang dan waktu. Fungsi pengalaman sama seperti membaca, yaitu menyuplai informasi yang ada ke dalam otak.
Setelah semua informasi terserap dan tersimpan di dalam otak, cobalah melakukan beberapa analisis, mengklasifikasi, lalu menyeleksi apa yang anda tangkap untuk kemudian dipikirkan. Kemudian dengan kemampuan dan kebiasaan berkhayal, cobalah membuat kemungkinan-kemungkinan. Dari kemungkinan itulah secara tiba-tiba akan menghasilkan sebuah ide ataupun benda fisik dalam kepala anda.
Untuk latihan lebih mudahnya, cobalah sediakan selembar kertas putih yang tanpa coretan। Kemudian dari selembar kertas itu berikanlah satu titik। Bayangkanlah, lalu amati apa yang anda lihat di sekeliling anda kemudian apa saja buku dan informasi yang anda terima yang sangat menarik bagi anda। Lalu dengan bermodal pensil, cobalah dari titik tersebut anda kembangkan dengan mengimbuhkan goresan-goresan. Hasil dari goresan itulah yang merupakan sebuah karya dari imajinasi anda. Mungkin kalau anda pelukis, gambar itu akan sangat bagus jadinya. Tetapi ini hanya sebatas contoh.
Namun terkadang masih banyak ide-ide kreatif kita yang tidak laku atau gagal। Mungkin ini dikarenakan kita kurang terbisa untuk berpikir kreatif। Karena kebiasaan berpikir kreatif dapat memberikan pengalaman bagi anda untuk mencipta sesuatu yang lebih baik lagi।
Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa mencipta / berinovasi / berkreasi adalah kemapuan otak yang sangat tinggi. Orang cerdas adalah mereka yang inovatif yang mampu mengelola informasi. Kemampuan inovasi atau mencipta adalah perpaduan antara kemampuan otak, akal, dam imajinasi. Kemampuan otak sebagai penyerap informasi, akal untuk menganalisis, dan imajinasi adalah khayalan yang kita bangun. Dan yang menjadi catatan, ide tidak dapat terwujud tanpa suatu perbuatan dan kerja keras. Selamat berimajinasi dan raihlah mimpi-mimpi Anda!
0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih sudah mau berkomentar di blog saya, mohon tinggalkan link agar saya juga bisa mengunjungi blog/web Anda untuk bersilaturahmi. Salam.